B. Indonesia

Pertanyaan

ceritakan kembali teks tersebut dengan menggunakan bahasamu s ndiri
ceritakan kembali teks tersebut  dengan menggunakan bahasamu s ndiri

1 Jawaban

  • Menceritakan kembali suatu teks, termasuk teks cerita, dengan menggunakan bahasa sendiri merupakan salah satu cara untuk memahami suatu teks. Hal ini cukup membantu karena diperlukan pemahaman teks yang menyeluruh agar kita dapat menyajikan kembali teks dengan bahasa, dan mungkin gaya, yang berbeda, namun tetap menjaga intinya.

    Pembahasan

    Pada kesempatan ini, soal menyajikan kita dengan kutipan dari buku yang berjudul The Witches atau Ratu Penyihir karangan Roald Dahl. Karena keterbasan informasi tentang batas kutipan yang kamu minta dalam soal, kakak akan mencoba menyajikan kutipan dengan titik awal dan akhir seperti yang terlihat dalam soal.

    Kutipan

    Mr. Jenkins baru berjalan beberapa langkah menuju meja Ratu Penyihir ketika terdengar jeritan melengking, mengalahkan suara-suara lain di dalam ruangan, dan pada saat yang sama aku melihat Ratu Penyihir melompat tinggi!

    Sekarang dia berdiri di atas kursinya, terus menjerit..

    Sekarang dia di atas meja, melambai-lambaikan kedua lengannya...

    "Apa yang tejradi, Grandmamma?"

    "Tunggu!" kata nenekku. "Jangan ribut dan pasang mata baik-baik."

    Tiba-tiba semua penyihir lain, lebih dari delapan puluh jumlahnya, mulai menjerit-jerit dan melompot dari kursi mereka seolah pantat mereka tertusuk paku."


    Penceritaan kembali

    Sore itu, pada akhirnya, kami tiba di rumah Ratu Penyihir setelah menghabiskan waktu berjam-jam di hutan mencari - cari tempat yang bagi banyak orang tak lebih dari sekedar mitos tersebut. Mr. Jenkins, seorang pria paruh baya yang juga ikut bersama kami, meminta kami untuk bersembunyi. Setelah memastikan kami tak terlihat, ia dengan mantap, namun tetap hati-hati melangkah menuju meja Ratu Penyihir. Tiba-tiba, kami merasa telinga kami begitu sakit akibat lengkingan yang muncul dari antah berantah. Saking kuatnya, kami tak yakin ada suara lain di tempat itu yang bisa mengalahkan suara lengkisan tersebut. Anehnya, pada saat yang sama, muncul sesosok yang mengerikan. Ia meloncat tinggi, tanpa kami tahu darimana asalnya. Nenekku berbisik kepadaku, bahwa itulah sosok Ratu Penyihir yang tersohor itu.

    Dalam keterkejutanku, aku memperhatikan sosok Ratu Penyihir itu. Aku mengawasi setiap gerak-geriknya. Selepasnya meloncat tinggi, ia mendarat di sebuah kursi yang tampak berbeda dengan kursi-kursi lain. Tampaknya, kursi itu ditujukan sebagai takhtanya. Semua pengamatan ini kulakukan sambil tetap menutup telingaku. Si Ratu Penyihir tak pernah berhenti menjerit dan menjerit.

    Dalam sekejap, ia lalu melompat ke atas meja. Tampak kedua tangannya dilambaikan ke udara, mengarah ke satu pojok gelap di rumah itu. Aku pun bertanya pada nenek tentang apa yang terjadi sebenarnya. Tapi, sekali lagi nenek hanya berbisik kepadaku sambil berkata, ""Tunggu! Jangan ribut dan pasang mata baik-baik."

    Tiba-tiba, dari dalam kegelapan, muncul sekerumunan penyihir. Aku tak tahu berapa jumlah pastinya, tapi sangat banyak. Mereka bertingkah aneh seperti sang Ratu Penyihir. Tak henti-hentinya mereka menjerit dan melompat dari kursi, seolah-olah ada ribuan paku yang begitu tajam menanti mereka di kursi masing-masing. Aku pun semakin menekan kuat telingaku, tak berharap mendengar sedikitpun dari suara lengkingan yang begitu menakutkan dan menyedihkan itu. Suara itu begitu jelas, meski kami sudah menjaga jarak sekitar puluhan meter dari rumah sang ratu penyihir tersebut.


    Pelajari lebih lanjut

    Pada materi ini, kamu dapat belajar tentang penceritaan kembali:

    https://brainly.co.id/tugas/9664347


    Detil jawaban

    Kelas: VIII

    Mata pelajaran: Bahasa Indonesia

    Bab: Bab 1 - Sastra

    Kode kategori: 8.1.1


    Kata kunci: menyampaikan kembali, teks cerita, bahasa sendiri, pemahaman