B. Indonesia

Pertanyaan

Hal hal yang perlu diperhatikan dalam menulis teks eksposisi

1 Jawaban

  • Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menulis teks eksposisi antara lain:
    1. Penulisan Kata Penghubung
    a. menyatakan penjumlahan, misalnya: di samping itu, selain itu, lagi pula, lagi
    b. menyatakan perturutan, misalnya: dan, lalu, kemudian
    c. menyatakan perlawanan, misalnya: tetapi, namun, padahal, walaupun begitu, walaupun demikian, meskipun begitu
    d. menyatakan sebab-akibat, misalnya oleh sebab itu, karena itu, maka, akibatnya
    e. menyatakan waktu, misalnya: sesudah itu, ketika itu, sebelumnya, sementara itu
    f. menyatakan syarat, misalnya: jika demikian, jika begitu, apabila begitu
    2. Penulisan Kata Berimbuhan
    a. awalan (prefiks) me-, bermakna:
    1) menjadi, contohnya membatu, mengeras
    2) menyerupai, contohnya membukit, menyemut
    3) menuju, contohnya menepi, melaut
    4) mengeluarkan bunyi, contohnya mengeong, meraung
    b. awalan (prefiks) ber-, bermakna:
    1) mengeluarkan, contohnya bertelur, bersuara
    2) memakai, contohnya berdasi, berbaju
    3) mempunyai, contohnya berkedudukan, berlantai
    4) melakukan perbuatan, contohnya berjalan, bersantai
    c. awalan (prefiks) ter-, bermakna:
    1) tidak sengaja, contohnya tersenggol, termakan
    2) paling, contohnya tertinggi, terpintar
    3) menjadi, contohnya tertidur, terjatuh
    4) dalam keadaan, contohnya terluka, terombang-ambing
    d. awalan + akhiran (konfiks) ber- -an, bermakna:
    1) melakukan kegiatan, contohnya berlarian, bepergian
    2) timbal balik, contohnya bermusuhan, berjauhan
    e. awalan + akhiran ke- -an, bermakna:
    1) dalam keadaan, contohnya kepanasan, kehausan
    2) tindakan, contohnya kejahatan
    3) proses, contohnya keamanan
    f. akhiran (afiks) –kan, bermakna:
    1) menjadikan, contohnya manusiakan, uangkan
    2) menempatkan, contohnya penjarakan, sekolahkan
    g. akhiran (afiks) –i, bermakna:
    1) memberi, contohnya garami, bumbui
    2) menjadikan, contohnya panasi, terangi
    3) melakukan perbuatan, contohnya tanami, pukuli
    3. Penulisan Unsur Serapan
    Bahasa Indonesia menyerap unsur dari berbagai bahasa lain baik dari bahasa daerah maupun dari bahasa asing. Penyerapan terbagi dua. Pertama, unsur pinjaman yang belum sepenuhnya terserap ke dalam bahasa Indonesia. Kedua, unsur pinjaman yang penulisan dan pengucapannya memenuhi kaidah bahasa Indonesia. Contoh kata serapan aksesori (berasal dari kata accessory), idealis (berasal dari kata idealist), kualitas (berasal dari kata quality), dsb.

Pertanyaan Lainnya