Istilah yang diberikan pada proses masuknya hindu-buddha adalah
Sejarah
firzamakarim5255
Pertanyaan
Istilah yang diberikan pada proses masuknya hindu-buddha adalah
1 Jawaban
-
1. Jawaban Angelica2506
A
1. Abhidharmapitaka, isi dari tripitaka yang ditujukan bagi lapisan terpelajar dalam agama Buddha sebab merupakan pelajaran lanjutan.
2. Abhiseka, yaitu upacara penobatan raja
3. Acwamedha: upacara memproklamirkan kebesaran negara
4. Adhyarya yang menyiapkan tempat pemujaan dan tempat kurban serta persiapan lainnya sambil membacakan mantra.
5. Ahimsa, yaitu larangan membunuh dan melukai makhluk.
6. Artha: cara menuju nirwana dengan melaksanakan hidup sebagai mestinhya
7. Aryastyani, materi khotbah Siddharta di Benares, yakni empat kebenaran utama dan delapan jalan tengah (Astavida).
8. Atharwaweda: satu bagian dari Kitab Weda yang berisi doa-doa untuk menyembuhkan penyakit, kitab ini muncul ketika bangsa Arya berhasil menguasai daerah Gangga Hilir.
9. Atmawidya: pengetahuan tentang atman atau jiwa
10. Awatara: penjelmaan dewa wisnu ketika dia di bumi
B
11. Benares, tempat Siddharta pertama kali berkhotbah.
12. Bhiksu: pendeta laki laki para Buddha
13. Bhiksuni: pendeta perempuan para Buddha
14. Bodhgaya, tempat Siddharta menerima wahyu Buddha.
15. Brahma, dewa pencipta
16. Brahman: penanda khusus saat upacara saji untuk Atharwaweda
17. Brahmana (pendeta) yang menjabat sebagai kepala upacara,
18. Buddha: Sidharta yang yang telah dianggap sebagai dewa
19. Buddha-awatara: penjelmaan dewa wisnu sebagai Buddha untuk menyiarkan agama palsu guna menyesatkan dan melemahkan mereka yang memusuhi para dewa.
20. Buddhacarita: kitab dimana menceritakan riwayat hidup sang Buddha sampai memperoleh Bodhi, karangan Aswagosa dan Lalitawistara
C
21. Cakyamuni: orang bijak dari keturunan dari bangsa Cakya
22. Castra, yaitu cara membuat mantra
23. Crautasutra: kitab yang berisi penuntun untuk saji saji besar dalam lingkungan raja dan negara (Crautakarmani)
24. Cudra/Sudra: kaum para buruh kecil, petani
D
25. Daerah watak: daerah yang dikuasai oleh para rakai atau pagmat yang berkedudukan sebagai pejabat tinggi kerajaan.
26. Dasya: budak, julukan bangsa Arya untuk bangsa Dravida yang berhasil ditaklukkan.
27. Dewa Acwin: dewa kembar sebagai dewa kesehatan
28. Dewa Baruna: dewa laut
29. Dewa Bayu: dewa angin
30. Dewa candra: dewa bulan
31. Dewa Indra: dewa perang
32. Dewa Marut: dewa badai/angin kencang
33. Dewa Parjanya: dewa hujan
34. Dewa Surya: dewa matahari
35. Dewa Usa: dewa fajar
36. Dewa Waruna: dewa angkasa
37. Dewi Agni: dewa api
38. Dharana: memusatkan pikiran dan perasaannya kepada sesuatu benda(yantra) untuk tidak menyadari lagi akan adanya sesuatu lainnya di samping yantra itu.
39. Dharma: cara menuju Nirwana dengan memenuhi kewajiban sebagai manusia
40. Dharmadhuta: misi penyiaran agama Buddha
41. Doab: daerah pertemun dua sungai di daerah lembah Sungai Gangga dan Yamura
42. Dwaparayuga: pembagian waktu dalam satu hari brahma yang berarti zaman perunggu. Kejahatan meningkat 50%. Manusia memerlukan 2 buah weda untuk ke arah kebaikian
G
43. Grahasta: kepala keluarga, cara menuju nirwana dalam triwangsa salah satunya menjadi kemala keluarga
44. Grhyasutra: kitab penuntun untuk saji saji kecil dalam lingkungan keluarga (Grhyakarmani)
H
45. Hinayana: kendaraan kecil. Aliran ini berpendapat bahwa tiap-tiap orangwajib berusaha sendiri untuk mencapai nirwana.
46. Hindu: agama yang muncul di India, tepatnya di lembah Sungai Indus (Shindu). Hindu, merupakan sebuah bangsa yang muncul di Shindu sebagai hasil pencampuran antara bangsa Arya dan Dravida.
47. Hotri: penanda khusus saat upacara saji untuk Rigweda, yang melagukan nyanyian
J
48. Jataka: cerita cerita tentang penjelmaan sang Buddha sebagai Bodhisattwa
49. Jiwatman: atman perorangan
50. Jnana: pengetahuan dan kesadaran akan persamaan dan kesatuan alam semesta.