Diantara senyawa berikut yg paling polar adalah A.HF B.HCl C.F2 D.HBr E.HI
Pertanyaan
A.HF
B.HCl
C.F2
D.HBr
E.HI
1 Jawaban
-
1. Jawaban junhammady
Diantara senyawa HF, HCl, F2, HBr, dan HI, senyawa yang bersifat paling polar adalah senyawa asam fluorida (HF). HF memiliki beda kelektronegatifan paling besar diantara senyawa-senyawa tersebut sehingga bersifat paling polar. Kelektronegatifan Fluor sangat tinggi, sehingga elektron ikatan akan tertarik mendekat ke arah atom Fluor. Sedangkan F2 merupakan senyawa kovalen non-polar. F2 adalah senyawa diatomik yang tersusun atas atom dari unsur-unsur yang sama yaitu Fluor. Karena kedua atom penyususn memiliki kelektronegatifan yang sama maka elektron ikatan akan berada di tengah, tidak tertarik ke salah satu atom penyusun.
Pembahasan
Setiap unsur dialam tercipta dalam kondisi berbeda-beda. Beberapa unsur bersifat stabil sehingga dapat ditemukan dalam bentuk murni dan beberapa unsur yang lain bersifat tidak stabil. Unsur-unsur gas mulia bersifat stabil karena memiliki konfigurasi elektron penuh, yaitu memiliki elektron valensi berjumlah 2 (duplet) atau 8 (oktet).
Unsur-unsur yang bersifat tidak stabil akan berikatan satu sama lain membentuk senyawa yang lebih stabil. Garam dapur atau NaCl merupakan salah satu bentuk senyawa antara atom Natrium (Na) dan klor (Cl).
Ikatan Kimia yang berperan dalam pembentukan senyawa adalah :
- Ikatan Ion, merupakan ikatan antar atom berasarkan prinsip serah terima elektron. Atom dari unsur logam cenderung membentuk ion positif dengan melepas elektron valensi. Sedangkan atom dari unsur non-logam cenderung menangkap elektron bebas untuk membentuk ion negatif. NaCl adalah contoh senyawa ion dari ion Na+ dan ion Cl-.
- Ikatan Kovalen, merupakan ikatan antar atom berdasarkan prinsip penggunaan bersama elektron valensi. ikata kovalen terbentuk antar unsur non-logam. Ikatan kovalen antar atom dengan beda kelektronegativan kurang dari 0.5 dikatakan sebagai ikata kovalen non-polar, elektron ikatan akan berada diantara kedua atom penyusun. Sedangkan ikatan kovalen antar atom dengan beda kelektronegativan besar menyebabkan elektron ikatan tertarik ke salah satu atom,yaitu yang memilikikelektronegativan besar sehingga membentuk senyawa kovalen polar.
Pelajari lebih lanjut
- Ikatan ion di link brainly.co.id/tugas/6400503
- Ikatan Kovalen di link brainly.co.id/tugas/9870550
- Kelektronegatifan di link brainly.co.id/tugas/1744402
Detail tambahan
Kelas : X SMA
Mapel : Kimia
Materi : Ikatan Kimia
Kodei : 10.7.4
Kata Kunci : Keelektronegativan, polar, non-polar, Ikatan ion, ikatan kovalen