contoh isyamil mutakamil dalam kehidupan sehari-hari ?
Pertanyaan
1 Jawaban
-
1. Jawaban alya3710
Allah SWT berfirman,
الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الإسْلامَ دِينًا
“Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agamamu.” (Q.S. Al-Maidah: 3)
Ayat ini menegaskan bahwa Allah Ta’ala telah menyempurnakan syari’at agama-Nya. Maka cukuplah bagi kita menjadikan Al-Qur’an dan Sunnah sebagai pedoman dalam kehidupan.
Salah satu bukti kesempurnaan ajaran Islam adalah karakternya yang mencakup seluruh aspek kebajikan dalam kehidupan. Islam mengajarkan dan menghargai segala bentuk amal shalih; serta menempatkannya secara proporsional. Islam tidak mengajarkan sikap juz’iyyah (parsial) dalam memahami dan mengamalkan ajaran agama. Islam tidak menghendaki sikap mengagung-agungkan sebuah amalan seraya meremehkan amalan yang lainnya.
Islam menghargai amalan jihad fi sabilillah; menghargai amalan shaum, shalat, dan shadaqah; sebagaimana Islam juga menghargai amalan mencari nafkah; menghargai amalan menegakkan ishlah (perdamaian); menghargai amalan amar ma’ruf nahi munkar; menghargai amalan ‘kecil’menyingkirkan gangguan di jalan.