B. Indonesia

Pertanyaan

tolong buatkan naskah drama 5 orang tentang perjuadian.makasih

1 Jawaban

  • Pada suatu hari di suatu kota, tepatnya di rumah perjudian terdapat dua orang remaja yang sedang asyik bermain judi.

    Bandar judi :“Ayo, pasang-pasang ! Yang jauh mendekat, yang dekat merapat, yang cepat dia dapat.”

    Penjudi I : “Ha..ha…ha…….pasti aku akan menang lagi.”

    Penjudi II : “Ah, mana mungkin, masa kamu menang terus. Lihat nih aku pasti akan menang. Oke bang aku pasang kilin Rp 50.000,00 pastiakan kena.”

    Penjudi I : “Cepat bang buka tutupnya, aku sudah tidak sabar nih !”

    Bandar judi : “Yah, ternyata tidak ada yang kena, maaf saya makan semua.”

    Penjudi II : “Ah, mana mungkin, masa saya kalah terus.”

    Bandar judi : “sudah, jangan banyak bacot, mau main lagi tidak.”

    Penjudi I dan II : “Mau bang, mau !”

    Bandar judi : “Ya sudah cepat pasang.”

    Penjudi I : “Oke deh bang.”

    Lalu tampak dari kejauhan datang seorang pemabuk yang sedang memegang botol minumannya.

    Pemabuk : “Eh, luh-luh pade sedang main apa ?”

    Penjudi I : “Kami sedang main judi, apa abang mau ikut bergabung ?”

    Pemabuk : “Oke deh ! Gue ikut main.”

    Bandar judi : “Nah gitu dong bang.”

    Pemabuk : “Gue pasang yang ini. Sudah cepat buka.”

    Bandar judi : “Oke deh bang.”

    Pemabuk : “Hore gue kena.”

    Penjudi I : “Hebat betul abang ini, baru datang langsung menang.”

    Pemabuk : “Ah, itu hanya kebetulan.”

    Dan tak lama kemudian datang seorang intel yang menyamar sebagai penjudi.

    Pemabuk : “Eh, nama luh siapa ?”

    Intel : “nama saya boy, bang.”

    Bandar judi : “Apa luh mau ikut main ?”

    Intel : “Mau bang.”

    Pemabuk : “Kalau mau, cepat sini pasang.”

    Intel : “Iya bang.”

    Lalu Bandar pun mulai menggoncang-goncangkan mangkuk berisi buah dadu.

    Bandar judi : “Ayo pasang-pasang.”

    Penjudi I : “Saya pasang si.”

    Penjudi II : “Saya pasang liong.”

    Pemabuk : “Saya pasang kai.”

    Intel : “Saya pasang fung.”

    Lalu Bandar judi pun membuka tutup mangkuk.

    Bandar judi : “Yah, tenyata kilin, maaf saya makan semua.”

    Penjudi II : “Ah, tidak mungkin masa saya kalah melulu dari tadi.”

    Bandar judi : “Mungkin kamu hari ini kurang beruntung.”

    Penjudi II : “Bukan nasibku yang kurang beruntung, tapi kamu yang curang.”

    Bandar judi : “Jadi kamu tidak terima kalau kamu kalah.”

    Penjudi II : “Ya.”

    Lalu terjadilah perkelahian antara Bandar judi dengan pejudi II.

    Intel :”Berhenti, kalian ini seperti anak kecil saja.”

    Bandar judi : “Ah, memangnya luh siapa ?”

    Intel : “Saya hanya pemain ! Tapi saya ingin melerai kalian, supaya tidak berkelahi.”

    Bandar judi : “Ah, ribut saja kamu sudah diam.”

    Ternyata penjudi I adalah seorang polisi yang berkerja sama dengan intel tersebut, lalu penjudi I dan intel mengambil sesuatu didalam baju.

    Penjudi I : “Angkat tangan, jangan ada yang bergerak.”

    Bandarjudi :”Ampun pak, ampun jangan tangkap saya pak !”

    Pemabuk : “Ampuni kami pak saya tidak akan mengulanginya lagi pak.”

    Penjudi II : “Ya pak bebaskan kami !”

    Intel : “Tidak bisa, kalian semua akan saya bawa kekantor polisi.”

    Akhirnya mereka mendekam di dalam sel selama beberapa bulan.

    (Semoga membantu)

    maaf kalo salah, sorry cuma 1


Pertanyaan Lainnya