Sejarah

Pertanyaan

bagaimana perkembangan dan pengaruh kerajaan sriwijaya di indonesia

1 Jawaban

  • Pada perkembangan kerajaan Sriwijaya, kerajaan Sriwijaya melakukan ekspansi ke daerah tanah Jawa dan juga Semenanjung Malaya. Daerah semenanjung Malaya secara umum masuk ke daerah Sumatera, masuk juga Negara Malaysia bagian Barat dan Singapura, lalu masuk juga sebagian daerah Nyanmar dan Thailand. Sehingga dengan ekspansi kerajaan Sriwijaya ke daerah Jawa dan semenanjung Malaya, menjadikan kerajaan Sriwijaya dapat mengendalikan pusat perdagangan yang utama di Asia Tenggara.
    Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para ahli sejarah, ditemukan beberapa reruntuhan candi-candi di daerah Negara Thailand dan Negara Kamboja. Pada abad yang ke-7 M, disana disebutkan bahwa pelabuhan Champa yang lokasinya berada di sebelah timur Indochina, sedikit demi sedikit mulai mengalihkan pedagang-pedagang yang bekerja sama (berdagang) dengan pihak kerajaan Sriwijaya. Sehingga hal ini dianggap dapat menjadi ancaman untuk perekonomian kerajaan Sriwijaya.
    Sehingga untuk mengatasi hal ini, Raja Dharmasetu mulai melancarkan berbagai serangan di daerah (dekat pantai) di kota-kota Indochina. Di awal abad ke-8, Kota Indrapura yang berada di tepi sungai Mekong berhasil dikusai oleh kerajaan Sriwijaya, sehingga kota Indrapura berada dibawah pengaruh dan kendali dari kerajaan Sriwijaya. Sehingga dengan penaklukan ini, perkembangan kekuasaan kerajaan Sriwijaya semakin besar.
    Sebagai tambahan, daerah Indochina mencangkup Negara Kamboja, Laos, serta Vietnam, yang semuanya merupakan Negara-negara dari Asia Tenggara (ASEAN).  Setelah berhasil menguasai Kota Indrapura, kerajaan Sriwijaya terus menguasai daerah-daerah (yang dahulunya merupakan) Negara Kamboja. Dengan berbagai serangan yang dilakukan oleh pihak kerajaan Sriwijaya, membuat raja Khmer Jayawarman II, yang merupakan pendiri dari kerajaan Khmer, memutuskan hubungan dengan pihak kerajaan Sriwijaya pada Abad yang sama (Abad ke-8).

Pertanyaan Lainnya