Sejarah

Pertanyaan

apa yang dimaksud *front sawo matang*, dan bagaimana kaitannya dengan cita-cita persatuan

1 Jawaban

  • Mata pelajaran: IPS Sejarah

    Kelas: IX SMP

    Kategori:Pergerakan Nasional Indonesia

    Kata kunci: front sawo matang, kaitannya dengan cita-cita persatuan

    Pembahasan:

    Pada tanggal 4 Juli 1947 Ir. Soekarno mendirikan Perserikatan Nasional Indonesia yang kemudian berganti nama menjadi Partai Nasional Indonesia. Sebagai sebuah organisasi 

    yang baru, PNI cepat berkembang dan menarik perhatian banyak pihak. Penyebabnya karena adanya propaganda-propaganda yang dilakukan Ir. Soekarno dengan mengusung tema antara lain: karakter yang buruk dari penjajah,  konflik  antara  pengusaha danpetani, "front sawo matang melawan front kulit putih," menghilangkan ketergantungan

    dan menegakkan kemandirian, serta perlunya pembentukan negara dalam negara. Propaganda-propaganda Ir.  Soekarno  yang menarik dukungan masyarakat telah mengkhawatirkan pemerintah kolonial Belanda. Front sawo matang merupakan federasi partai-partai politik yang dibentuk oleh Ir. Soekarno.Tujuan front sawo matang yakni menghimpun kekuatan nasional atau rasa cinta tanah air menjadi satu kesatuan.

    Gubernur Jenderal Belanda  dalam pembukaan sidang Volksraad pada 15 Mei 1928 memberi peringatan kepada pemimpin PNI untuk menahan diri dalam 

    ucapan dan propagandanya. Karena tidak dihiraukan, pemerintah kolonial Belanda segera

     mengadakan penangkapan terhadap para pemimpin PNI, sepertiIr. Soekarno, 

    Maskun, Gatot Mangkupraja, dan Supriadinata.Penangkapan itu terjadi pada 24 Desember1929.

     Mereka kemudian diajukan kedepan pengadilan Landraad di Bandung. Pengadilan Ir. Soekarno

     dan rekannya dihadiri oleh banyak kalangan,baik dari tokoh-tokohpergerakan di luar 

    maupun di dalam kota Bandung.Pidato pembelaan Soekarno dikenal dengan Indonesia

    Menggugat. Isi dari pidato Bung Karno: pandangan Soekarno mengenai pergerakan nasional, pentingnya kemerdekaan bagi bangsa Indoensia,dan dihapuskannya pemeritah kolonial.

    Pengadilan tersebut menjatuhkan hukuman 4 tahun penjara untuk Soekarno,  2  tahun  untuk  Gatot  Mangkuraja,  1  tahun  8  bulan  untuk Maskun dan 1 tahun 3 bulan untuk Supriadinata dengan tuduhan

    melakukan   perbuatan   yang    mengganggu   ketertiban umum dan

    menentang kekuasaan pemerintah. Dipenjarakannya tokoh-tokoh penting

    PNI menimbulkan pemikiran untuk membubarkan PNI, demi 

    keselamatan para anggota..Sementara itu, Mr. Sartono, melalui 

    kongres luar biasa mendirikan partai baru bernama Partai Indonesia (Partindo) dengan Sartono sebagai ketuanya. Sedangkan Mohammad Hatta

     dan Sutan Sjahrir mendirikan partai baru yaitu PNI Pendidikan (PNI Baru).

     

Pertanyaan Lainnya