faksi dalam sarekat islam yabg berhaluan nasionalisme disebut
Pertanyaan
2 Jawaban
-
1. Jawaban gumantinr
Kelas : XI
Pelajaran : Sejarah
Kategori : Sarekat Dagang Islam dan Sarekat Islam
Kata kunci : nasionalisme
Pembahasan:
Pada tahun 1921, pada Kongres Luar Biasa Central Sarekat Islam, Sarekat Islam terpecah menjadi dua, yaitu:
1) Sarekat Islam Putih, yang dipimpin oleh HOS Tjokroaminoto, Haji Agoes Salim, dan Abdoel Moies.
2) Sarekat Islam Merah, yang dipimpil oleh Semaoen yang beraliran komunis dan berpusat di Semarang.
Jadi, faksi dalam Sarekat Islam yang berhaluan nasionalisme disebut SAREKAT ISLAM PUTIH.
Sedangkan Sarekat Islam Merah berhaluan komunisme. -
2. Jawaban diahviolin
Kelas: X
Mata Pelajaran: Sejarah
Materi: Organisasi Pergerakan Nasional IndonesiaKata Kunci: Sarekat Islam
Jawaban pendek:Faksi dalam Sarekat Islam yang berhaluan nasionalisme disebut SI Putih.
Jawaban panjang:
Sarekat Islam (SI) merupakan salah satu organisasi pergerakan kemerdekaan terbesar di masa penjajahan Belanda. organisasi ini didirikan dengan nama Sarekat Dagang Islam (disingkat SDI) oleh Haji Samanhudi pada tanggal 16 Oktober 1905.
Dalam perkembangannya, organisasi ini menjadi besar dan memiliki cabang di berbagai daerah, terutama Jawa dan Sumatera. Perkembangan SI ini tak lepas dari kerja keras HOS Tjokroaminoto.
Namun setelah SI menjadi besar, terjadi pertentangan di dalam tubuh organisasi ini.
Dalam tubuh SI terbentuk faksi yang digalang para aktifis muda seperti Semaoen, Darsono, Tan Malaka, dan Alimin Prawirodirdjo. mereka terpengaruh faham-faham dari Barat seperti anti-kolonialisme dan marxisme (komunisme). kan SI pecah menjadi "SI Putih" yang dipimpin oleh HOS Tjokroaminoto dan "SI Merah" yang dipimpin Semaoen.
Kelompok ini dipengaruhi oleh ISDV (Indische Sociaal-Democratische Vereeniging) yang merupakan pendahulu PKI (Partai komunis Indonesia).
Kelompok ini ini ditentang oleh kelompok tua SI yang digalang oleh HOS Cokroaminoto dan Agus Salim.
Perpecahan ini berakhir setelah kelompok SI Merah dikeluarkan dari SI, pada kongres SI yang keenam 6-10 Oktober 1921 tentang perlunya disiplin partai yang melarang keanggotaan rangkap di SI dengan di organisasi lain, yang metarget anggota dengan keanggotaan di pratai-partai komunis.