pertanyaan sensus 5 alasan nengapa orang tidak mau masuk kantor 1. 2. 3. 4. 5.
IPS
gilang908
Pertanyaan
pertanyaan sensus
5 alasan nengapa orang tidak mau masuk kantor
1.
2.
3.
4.
5.
5 alasan nengapa orang tidak mau masuk kantor
1.
2.
3.
4.
5.
2 Jawaban
-
1. Jawaban kinayara1
malas
cape
acara keluarga
temen sakit
orang tua kangen -
2. Jawaban Sabrinagrande
Atasanmu tidak menyenangkan
Bosan dengan pekerjaanmu
Ingin gaji yang lebih tinggi
Ingin adanya tantangan lebih
Tidak ingin bekerja dalam bidang sebelumnya
Lain sebagainya
Nah, apapun masalah yang kamu hadapi, sebaiknya jangan memberikan jawaban yang negative kepada pewawancara. Jawablah dengan pernyataan yang dapat mengesankan pewawancara, namun tetap harus jawaban yang jujur.
Berikan Jawaban Positif
Komunikasi yang terjadi saat interview kerja haruslah merupakan komunikasi yang positif. Untuk memulai jawaban kamu, ceritakan bagaimana pengalaman yang telah diberikan perusahaan terdahulu dan pelajaran-pelajaran apa saja yang kamu ambil dari pekerjaanmu tersebut. Setelah itu baru kamu bisa menceritakan alasan sebenarnya mengapa memutuskan resign. Umumnya, pewawancara senang mendengar hal tersebut dan akan menganggap dirimu cukup profesional untuk menghargai perusahaan terdahulu walaupun pada akhirnya memutuskan untuk resign. Kesampingkan dulu rasa emosi terhadap kehidupan kantor yang lama dan ingat jangan pernah menjelek-jelekkan rekan kantor lama ketika wawancara kerja.
Jangan Berikan Informasi Terlalu Detail
Pastinya ada beberapa alasan kamu memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan sebelumnya. Namun, sebaiknya kamu tidak menceritakan kepada wawancara alasan untuk berhenti adalah karena kamu tidak bisa mendapatkan beberapa hal dari kantor sebelumnya. Ini dikarenakan pewawancara bisa saja menganggap bahwa kamu bisa memutuskan resign dari kantor mereka karena alasan yang sama.
Dari pada kamu mengatakan “Saya tidak menemukan tantangan lagi di kantor yang lama,” ubah jawaban menjadi “Saya mencari tantangan baru di bidang perbankan yang bisa saya dapatkan di perusahaan Bapak,” lalu kamu bisa melanjutkan pengalaman dan kemampuan yang kamu miliki untuk menunjang lowongan pekerjaan tersebut. Mengubah jawaban seperti tersebut memperkecil kemungkinan pewawancara menanggapi jawabanmu secara negatif.